Apa Itu Fibonacci Dalam Trading?

Union Journalist Avatar

Posted on :
, ,

Fibonacci pertama kali diperkenalkan oleh seorang matematikawan Italia bernama Leonardo Fibonacci pada abad ke-13. Dia memperkenalkan Deret Fibonacci dalam bukunya “Liber Abaci” (Buku Abakus), yang diterbitkan pada tahun 1202. Deret Fibonacci adalah urutan angka di mana setiap angka selanjutnya adalah hasil penjumlahan dua angka sebelumnya (contoh: 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, dst.).

Konsep angka Fibonacci mulai diterapkan dalam analisis pasar oleh R.N. Elliott, yang mengembangkan Teori Gelombang Elliott. Dalam teori ini, ia menggabungkan rasio-rasio Fibonacci dengan analisis gelombang untuk memahami pergerakan harga pasar. Penggunaan angka Fibonacci dalam trading forex dan pasar keuangan lainnya terdiri dari:

a. Retracement Fibonacci: Dalam trading, level retracement Fibonacci digunakan untuk mengidentifikasi potensi titik balik harga di tengah tren. Level-level umum retracement adalah 38.2%, 50%, dan 61.8%. Trader mencari area di mana harga mungkin berbalik sementara sebelum melanjutkan trennya.

b. Ekstensi Fibonacci: Level ekstensi Fibonacci digunakan untuk mengidentifikasi potensi titik target harga ketika tren utama dilanjutkan setelah retracement. Level-level ekstensi umum adalah 127.2%, 161.8%, dan 261.8%. Ini membantu trader mengidentifikasi level harga potensial untuk mengambil keuntungan atau menetapkan stop loss.

c. Ekspansi Fibonacci: Ini adalah level ekspansi yang kurang umum digunakan, tetapi mereka digunakan untuk mengidentifikasi level resistensi atau dukungan potensial di masa depan.

Pentingnya Fibonacci dalam Trading: Penggunaan rasio-rasio Fibonacci dalam analisis teknikal membantu trader mengidentifikasi level penting di pasar, yang dapat digunakan untuk membuat keputusan trading yang lebih informasi. Namun, penting untuk diingat bahwa Fibonacci hanyalah salah satu alat analisis teknikal dalam toolbox trader. Trader juga harus mempertimbangkan analisis tren, pola harga, indikator teknikal, dan faktor-faktor fundamental untuk membuat keputusan trading yang baik.

Selain itu, trader harus mengingat bahwa pasar keuangan adalah lingkungan yang kompleks dan penuh risiko. Tidak ada strategi atau alat analisis yang sempurna, dan trading selalu melibatkan risiko kehilangan modal. Oleh karena itu, manajemen risiko yang baik dan pendidikan trading yang menyeluruh sangat penting untuk menjadi trader yang sukses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending News

Find Us On